Senin, 12 Juni 2017

Geografi Pariwisata ( Inventarisasi Sarana Dan Prasarana Objek Wisata ) “ Danau Seran Banjarbaru”


          Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki obyek-obyek wisata yang sangat menarik telah secara serius memperhatikan perkembangan sektor pariwisata, hal ini ditunjukkan dengan dicanangkannya sektor ini sebagai penghasil devisa utama di tahun 2008 dengan program ”Visit Indonesia 2008”.
          Penetapan tahun 2008 sebagai tahun kunjungan wisata mengharuskan sektor ini berbenah diri karena sektor ini sangat diandalkan untuk bisa menyumbang devisa yang sangat berarti bagi negara kita yang sedang mengalami keterpurukan ekonomi ini.
          Obyek wisata yang ada di Indonesia merupakan salah satu dari kekayaan alam yang patut untuk dibanggakan. Setiap daerah di Indonesia memiliki keunikan baik dari segi keindahannya maupun adat istiadat yang ada di daerah tersebut sehingga menarik minat wisatawan untuk mengunjunginya.
          Sektor pariwisata sebagai kegiatan perekonomian telah menjadi andalan dan prioritas pengembangan bagi sejumlah Negara, terlebih bagi Negara berkembang seperti Indonesia yang memiliki potensi wilayah yang luas dengan adanya daya tarik wisata cukup besar, banyaknya keindahan alam, aneka warisan sejarah budaya dan kehidupan masyarakat.
          Untuk meningkatkan peran kepariwisataan, sangat terkait antara barang berupa obyek wisata sendiri yang dapat dijual dengan sarana dan prasarana yang mendukungnya yang terkait dalam industri pariwisata. Usaha mengembangkan suatu daerah tujuan wisata harus memperhatikan berbagai faktor yang berpengaruh terhadap keberadaan suatu daerah tujuan wisata.
          Propinsi Kalimantan Selatan memiliki banyak daya tarik wisata alam salah satunya ada di daerah Banjarbaru yaitu Danau Seran. Namun masih banyak wistawan yang belum mengetahui adanya objek wisata Danau Seran serta sarana dan prasarana yang masih minim, oleh karena perlu adanya penjelasan kepada khalayak umum dan penambahan sarana dan prasarana mengenai objek wisata Danau Seran.

          Keadaan Sarana dan Prasarana di Objek Wisata Danau Seran

Sebuah objek wisata baru di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan menjadi sangat terkenal akhir-akhir ini. Danau Seran yang terletak di Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka atau sekitar 20 kilometer dari Kota Banjarbaru kabarnya telah dikunjungi oleh ribuan orang sepanjang libur awal tahun 2017 ini. Bagi beberapa masyarakat Kalimantan Selatan mungkin tempat wisata Danau Seran belumlah begitu populer. Jika ditanyakan apa saja tempat wisata di Provinsi Kalimantan Selatan, mungkin pasar terapung dan Pulau Kembang menjadi jawaban posisi teratas. Entah bagi warga Kalimantan Selatan sendiri, apakah tempat wisata ini populer atau biasa saja.



Danau seran ini merupakan objek wisata yang terletak di Kota Banjarbaru. Danau ini letaknya tidak jauh dari pusat kota. Bahkan tempat wisata ini bisa dikatakan merupakan wisata  kota. Tepatnya berada di jalan Guntung Manggis. Tidak jauh dari bandara Syamsudin Noor. Lokasinya berada di pertengahan kompleks  perumahan.



Memang tidak terlalu besar, tapi keunikan dari danau ini adalah airnya yang jernih, biru dan agak kehijau-hijauan. Agak mirip seperti air di kolam renang. Saking jernihnya, kita bahkan bisa melihat dasar dari danau ini yang berupa rerumputan. Tapi itu berlaku untuk dasar yang berada di bibir danau, kalau sudah ditengah, maka sudah tidak kelihatan karena kedalamannya.
Danau Seran ini bisa dikategorikan sebagai tempat wisata buatan. Karena dulunya tempat ini adalah bekas lokasi penambangan. Ada yang bilang tambang intan, ada pula yang bilang tambang penggalian pasir. Apapun itu yang pasti saat ini lokasi tersebut sudah menjelma menjadi tempat wisata yang segar dan layak diperhitungkan.
Fasilitas wisata di tempat ini diantaranya adalah sepeda bebek, jukung, dan kelotok wisatawan yang digunakan untuk berkeliling ataupun menyeberang ke pulau di tengah danau. Selain itu di tempat ini juga ada “dermaga khusus” tempat pengunjung yang ingin mandi atau berenang. Disini sudah disediakan tempat penyewaan rompi dan pelampung dari ban dalam. Hanya saja tempat berenangnya ini menjadi satu dengan kawasan tempat orang main sepeda bebek dan lintasan kelotok wisatawan, sehingga agak sedikit risih bagi yang ingin mandi atau berenang.
Bagi yang tidak bisa berenang disarankan jangan bercebur langsung dari dermaga ini. Meskipun sudah ada pelampung. Karena kedalaman air cukup memungkinkan untuk membuat orang dewasa tenggelam. Bagi yang bisa berenang tidak masalah. Namun apabila anda tidak bisa berenang bisa mencari spot lain yang aman dan memang memiliki tepian yang dangkal. Letaknya memang agak jauh, tapi tidak searea dengan bebek-bebekan dan kelotok wisatawan. Disini tidak ada penyewaan pelampung dan rompi.



Untuk tarif kelotok, jika hanya mau menyeberang ke pulau yang ada di tengah danau dipatok Rp. 5.000 per orang. Sedangkan jika ingin keliling pulau sekaligus menyeberang harus membayar Rp.10.000 per orang.
Di pulau yang ada di tengah danau seran dapat menjadi tempat bersantai yang menyejukan. Karena tempat ini banyak ditumbuhi pepohonan yang rimbun. Sehingga membuatnya sejuk dan teduh. Di pulau ini sudah disiapkan tempat duduk, bangku dan beberapa hammock atau jaring tidur gantung, sehingga cocok sebagai tempat untuk mencari inspirasi.selain itu didanau seran ini kita juga menikmati sunset yang sangat indah.




Meskipun tempat ini sudah lama dikelola, tapi dari fasilitas yang ada tampaknya masih butuh penanganan serius. Misalnya toilet, tempat parkir, keamanan yang siap selalu memantau supaya tidak ada orang yang tenggelam, ditengah pulau itu banyak terdapat sampah jadi perlu di tambah tempat pembuangan sampah, jalan menuju lokasi masih jalan tanah sehingga kalau hujan sangat licin dan becek, menambah fasilitas-fasillitas menarik untuk berfoto-foto.
Mengapa perbaikan fasilitas sangat penting? karena kalau dilihat kedepannya tempat ini punya potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu destinasi wisata alternatif di tengah kota. Selain itu apabila sarana dan prasana tidak ditingkatkan objek wisata danau seran ini tidak bisa bersaing dengan objek wisata lain khususnya danau caramin yang letaknya berdekatan dengan danau seran yang sekarang ini banyak dikunjungi orang-orang karena pengelolaannya yang sangat baik dan banyak terdapat tempat unik-unik untuk berfoto bagi kaum muda. Padahal danau ini airnya tidak bisa dimanfaatkan untuk berenang karena tidak baik untuk kesehatan dan airnya tidak sejernih danau seran.
Saya pribadi berharap dengan di buatnya tulisan di blog ini tempat wisata danau seran ini bisa dikelola lebih baik lagi, seperti misalnya toilet, tempat parkir, dan beberapa infrastruktur lainnya perlu ditingkatkan lagi. Karena kalau dilihat kedepannya tempat ini punya potensi yang sangat besar untuk menjadi salah satu destinasi wisata alternatif di tengah kota.


Sumber Rujukan
Diktat Pariwisata oleh Dra. Agung Pramunarti M.Si.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar